Dari makanan ringan yang kita nikmati hingga barang plastik yang kita gunakan setiap hari, proses ekstrusi memainkan peran penting dalam manufaktur.Inti dari teknologi ini adalah sekrup - keajaiban rekayasa yang menentukan kualitas produk melalui desain dan konfigurasi yang tepat.
Extruder twin-screw disukai karena geometri sekrup pembersih diri mereka, sering disebut sebagai "profil Erdmenger". Parameter sekrup kritis termasuk diameter, pitch, ketebalan penerbangan,dan kedalaman saluran. Pitch - jarak antara penerbangan berdekatan - mempengaruhi gaya geser pada bahan, dengan pitch yang lebih besar meningkatkan geser.Kedalaman saluran (dari ujung penerbangan ke bagian bawah saluran) dan lebar saluran (ruang antara penerbangan) sama mempengaruhi geser ketika dikurangi.
Elemen sekrup dipasang pada poros yang ukurannya dibatasi oleh spesifikasi ekstruder.Desain modular ini memungkinkan konfigurasi yang disesuaikan dengan persyaratan pengolahan material tertentu.
Elemen sekrup berfungsi sebagai inti operasi ekstruder, dengan jenis yang berbeda melakukan fungsi khusus dalam transportasi bahan, pencampuran, dan pembentukan.
Dengan fitur saluran yang lebih dalam, komponen ini secara efisien memindahkan bahan melalui ekstruder tanpa pemotongan atau degradasi yang berlebihan.zona makan > zona kompresi > zona pengukuran.
Elemen pengikat terutama memfasilitasi pencampuran melalui gaya geser dan elongasi. Geometri mereka memungkinkan dua mekanisme pencampuran:
Elemen pengaduk yang lebih luas mendukung pencampuran dispersif, sementara versi yang lebih sempit meningkatkan pencampuran distribusi.
Memahami nomenklatur elemen sangat penting untuk konfigurasi sekrup yang tepat.Sistem klasifikasi berikut (berdasarkan sekrup ekstruder Brabender) merinci berbagai jenis elemen dan fungsinya.
| Jenis elemen | Elemen | Efek Pengantar | Peningkatan Tekanan | Volume |
|---|---|---|---|---|
| Transportasi | SE 10/20 R | + | ++++ | + |
| Transportasi | SE 20/20 R | ++ | +++ | + |
| Transportasi | SE 30/30 R | +++ | ++ | + |
| Transportasi | SE 30/15 R | + | + | + |
| Transportasi | SK 40/40 R | ++++ | + | ++ |
| Transportasi | SK-N- 40/20 R | ++ | + | ++ |
SE = elemen sekrup, SK = tepi dorongan berdasarkan profil Erdmenger. angka pertama = pitch dalam benang, angka kedua = panjang segmen (mm). R = putaran kanan.
| Jenis elemen | Elemen | Efek Pengendalian | Peningkatan Tekanan | Volume |
|---|---|---|---|---|
| Kembali | SE 10/10 L | + | +++ | - |
| Kembali | SE 20/20 L | ++ | ++ | + |
L = putaran kiri.
| Jenis elemen | Elemen | Efek Campuran (Distribusi) | Efek Shear (Dispersive) | Efek Pengantar |
|---|---|---|---|---|
| Pengelompokan | KP 45/5/20 R | ++ | + | + |
| Pengelompokan | KP 45/5/20 L | +++ | ++ | - |
| Pengelompokan | KBW 45/5/30 R | + | ++ | + |
| Pengelompokan | KBW 45/5/30 L | ++ | +++ | - |
| Bergigi | Z 8/3/20 | ++ | 0 | + |
KP = blok penggeli dengan setengah cakram, KBW = blok penggeli dengan lebar cakram penuh.Z = Mesin pengaduk gigi (angka pertama = jumlah gigi), kedua = baris gigi, ketiga = panjang dalam mm).
Konfigurasi sekrup yang optimal membutuhkan pemahaman menyeluruh tentang sifat material, terutama perilaku di bawah panas dan geser.Bahan sensitif gunting sering gagal membentuk produk yang stabil ketika diproses dengan profil gunting tinggiDesain sekrup yang ideal harus:
Teknik presisi ini memungkinkan produsen untuk mengembangkan produk unik sambil mempertahankan kualitas yang konsisten dalam produksi bervolume tinggi.